Posts

Akan Tiba Saatnya.

Image
Syalom....  Bacaan Hari ini,  “Ada suatu masa kesusahan yang akan menimpa umat Allah, tetapi janganlah kita selalu menghadapkannya kepada orang banyak dan mengekang mereka supaya mengalami masa kesusahan sebelum waktunya. Akan ada masa penampian di antara umat Allah, tetapi ini bukanlah kebenaran masa kini yang harus disampaikan kepada jemaat-jemaat.“ *1SM 180 (1890).* “Kita berada dalam masa penampian, waktu di mana segala sesuatu yang bisa diguncang akan terguncang. Tuhan tidak akan memaafkan orang-orang yang mengenal kebenaran jika mereka tidak menurut perintah-perintah-Nya baik dalam perkataan maupun perbuatan.“ *6T 332 (1900).* “Akan terjadi suatu penampian. Pada saatnya nanti sekam harus dipisahkan dari gandum. Akibat merajalelanya kejahatan maka kasih banyak orang akan menjadi dingin. Pada saat itulah yang asli akan menjadi yang terkuat.“ *Surat 46, 1887.* "Tuhan akan segera datang. Harus terjadi suatu proses pemurnian dan penampian di setiap jemaat, karena ...

Sesuaikah Pelajaran Dengan Usia Anak??

Image
Sesuaikah Pelajaran Dengan Usia Anak "Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu." Amsal 1:8 Pendidikan yang diberikan orang tua sedini mungkin akan mempengaruhi masa depan anak-anaknya. Segera sesudah anak-anak kecil itu cukup cerdas untuk mengerti, wajiblah para orangtua menceritakan cerita tentang kehidupan Yesus kepada mereka supaya mereka dapat meminum kebenaran yang indah itu tentang kehidupan Bayi Betlehem.  Tanamkanlah ke dalam pikiran anak-anak itu  perasaan beribadat yang sederhana yang disesuaikan dengan usia kecakapan mereka. Waktu ibadah singkat, menarik, dan kreatif dalam menyajikan cerita alkitab melalui alat peraga dan buku bergambar dan juga berwarna. Bawalah anak-anakmu dalam permintaan doa kepada Yesus. Ajarlah anak-anak kita bagaimana berdoa dengan pengucapan syukur dan pujian. Karena ini akan memberi gambaran bagi mereka mempelajari agama sementara mereka belajar mengungkapkan kata-kata dalam bahasa mereka ...

Renungan,Jagalah Perkataan dan Perbuatanmu

Image
Pentingnya Menjaga Perkataan dan Perbuatan Apakah penting kita menjaga perkataan dan perbuatan kita? Mengapa penting? Tentu saja penting! Mari kita baca kutipan di bawah ini untuk menemukan jawabannya. "Anak-anak dan orang muda penting dan haruslah dilatih supaya menjaga perkataan dan perbuatannya; karena perbuatan mereka itu mendatangkan kesukaan atau kesedihan, bukan hanya dalam rumahnya sendiri, melainkan juga dengan semua orang yang bergaul dengan mereka itu." (AML 323.1) Tuhan ingin kita menjaga lidah kita karena "Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah." (Yakobus 3:9) Ia juga ingin agar kita menjaga perbuatan kita sehingga Ia sendiri berkata, "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16) Kiranya perkataan dan perbuatan kita bisa menjadi berkat bagi orang la...

Renungan,Cara Melihat Berkat

Image
Sudut Pandang Dalam Melihat Berkat Apakah ada perbedaan sudut pandang orang yang sudah disucikan oleh Firman kebenaran dan yang belum? Ya, tentu saja! "Setiap berkat fana akan diterima dengan rasa syukur, dan setiap berkat rohani akan berlipat ganda nilainya karena sudut pandang tiap anggota rumah tangga telah disucikan oleh Firman kebenaran." (OFC 24.2) Itulah sebabnya penting sekali di dalam rumah tangga diajarkan dan dilatih untuk bersyukur kepada Tuhan atas semua karunia pemeliharaan-Nya. Tak heran Tuhan berkata, "dan haruslah engkau, orang Lewi dan orang asing yang ada di tengah-tengahmu bersukaria karena segala yang baik yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu dan kepada seisi rumahmu." (Ulangan 26:11) Biarlah kita selalu belajar bersyukur atas karunia yang Tuhan berikan kepada kita, bukan hanya bersyukur karena mendapatkan hal-hal yang bersifat sementara saja. Selamat pagi dan Tuhan memberkati. _GrowitHim_

Renungan, Perhiasan Sejati

Image
Perhiasan yang Tidak Binasa Apa gunanya perhiasan?  Di dalam Wikipedia dikatakan bahwa, “Perhiasan adalah sebuah benda yang digunakan untuk merias atau mempercantik diri. Perhiasan biasanya terbuat dari emas ataupun perak dan terdiri dari berbagai macam bentuk mulai dari cincin, kalung, gelang, liontin dan lain-lain.” Jadi perhiasaan ini gunanya memang untuk merias atau mempercantik diri. Tidak ada tujuan lainnya yang berhubungan dengan hidup dan mati seperti minum air mineral dan menghirup udara. Apakah kita suka merias atau mempercantik diri kita? Jika ya, pertanyaannya apakah yang kita gunakan untuk mempercantik diri kita? Apakah dengan cincin dan kalung? Ataukan dengan make up? Dengan apakah? Cincin dan kalung bisa hilang dan musnah, make up pun bisa pudar. Lalu apakah ada perhiasan yang tidak binasa? Ya! Tentu saja ada! Apa itu? Alkitab menuliskan, “Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan meng...

Renungan, Paling Kuat Menjadi Paling Lemah

Image
Paling Kuat Menjadi Paling Lemah Apakah kamu merasa bahwa kamu adalah orang yang paling kuat atau mungkin sebaliknya? Jika kita merasa diri kita kuat, biasanya kita tidak akan bergantung kepada orang lain, tapi akan bergantung kepada diri sendiri. Jika kita merasa diri kita lemah, biasanya kita akan bergantung kepada orang lain yang menurut kita lebih kuat. Dimanakah posisi masing-masing kita? Hanya anda sendiri yang bisa menjawabnya. Hari ini saya ingin bagikan sebuah kutipan, "Mereka yang mengira dirinya paling kuat bisa jadi paling lemah kecuali bergantung kepada Tuhan." (OFC 20.3) Itulah sebabnya Tuhan ingin agar kita selalu bergantung kepada-Nya. Mengapa? " . . . sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." (Yohanes 15:5) Dan Firman Tuhan mencatat, "Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" (Yeremia 17:7) Jadi, marilah kita bergantung kepada Tuhan dan jangan bergantung kepada kekuatan kita sen...

Renungan Pagi 26 Februari

Image
Kita Tidak akan Mencuri _Ayat Inti : Keluaran 20: 15_ “Jangan mencuri." Baik dosa-dosa umum maupun secara pribadi tercakup dalam larangan ini. Hukum yang kedelapan ini menghukum penculikan dan soal perbudakan, dan melarang peperangan untuk menguasai orang lain. Itu menghukum pencurian dan perampokan.   Dituntutnya kejujuran dalam hal-hal yang paling kecil dalam segala urusan hidup.*   Hukum itu melarang ketamakan dalam perdagangan, dan dituntutnya pembayaran utang atau upah yang adil.   Menyatakan bahwa *setiap usaha untuk mencari keuntungan bagi diri sendiri dari kelalaian, kelemahan, atau kemalangan orang lain, dicatat sebagai penipuan di dalam buku surga.”* Hukum yang kedelapan itu harus menjadi benteng jiwa, dan memagari manusia di dalamnya, sehingga ia tidak akan mengadakan pelanggaran yang berbahaya—yang cinta dirinya dan keinginannya untuk laba akan dibuat atas hak-hak sesamanya manusia. Dilarangnya segala macam ketidaktulusan, ketidakadilan, atau penip...